Eki Satria.

Konduktor

Eki Satria merupakan seorang conductor, composer, arranger, educator, dan researcher. Studi musik pertamanya di bawah bimbingan Ugi’ Arbanat pada tahun 2002. Tahun 2004 melanjutkan studi di SMM Yogyakarta. Tahun 2014 lulus Program Sarjana ISI Yogyakarta dan tahun 2017 menyelesaikan studi magisternya di Program Magister Penciptaan dan Pengkajian Seni ISI Yogyakarta. Pertama kali mendalami studi conducting pada tahun 2010–2012 di bawah bimbingan I Gusti Ngurah Wiryawan Budhiana. Sejak tahun 2023 hingga saat ini melanjutkan studi conducting di bawah bimbingan Budi Utomo Prabowo.

Pada tahun 2012 mendirikan Ngayogstringkarta String Orchestra dan berperan sebagai conductor yang aktif melakukan konser di beberapa kota di Pulau Jawa hingga tahun 2016. Pada tahun 2014 tergabung dalam VoRD Electric String Quartet sebagai cellist. Pada tahun 2018 mendirikan Allilaqus Symphony Orchestra, berperan sebagai music director serta conductor. Sejak tahun 2019 hingga sekarang, orkestra ini menjalin kerja sama dengan Dinas Kebudayaan D.I. Yogyakarta melaksanakan program konser bertajuk Serenade Bunga Bangsa yang berfokus pada sosialisasi dan penanaman nilai “Internalisasi Sejarah Kepahlawanan” serta “Muhibah Budaya - Merajut Budaya Mataraman” setiap tahunnya.

Sejak tahun 2015 aktif terlibat sebagai conductor Kaliopak Cosmopolitan Orchestra yang berfokus pada musik sholawat di bawah Lesbumi, asuhan Kiai Jadul Maula dari Pondok Pesantren Budaya Kaliopak. Pada tahun 2017 Eki Satria menjadi salah satu conductor pada acara “A Musical Journey 3” oleh Worldship Orchestra Japan yang berkolaborasi dengan komunitas musik lokal di Surabaya. Pada tahun 2023 dipercaya menjadi assistant conductor seksi gesek di Yogyakarta Royal Orchestra pada “Konser Kamardikan” yang diselenggarakan oleh Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Tahun 2024 dan 2025 dipercaya menjadi conductor dari orkestra dan paduan suara Gita Bahana Nusantara dalam rangka HUT RI (Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi) di Istana Negara Republik Indonesia. Pada tahun 2026 lolos seleksi Penerima Program Pendanaan Riset dan Pengembangan Inovasi Seni Nusantara BIMA Kemdiktisaintek 2026 dengan tema “Kolaborasi Kreatif Seni Musik Tradisi Religius Jawa dan Symphony Orchestra Sebagai Strategi Inovasi Sholawat Emprak Kaliopak”.

Pada Mei 2026 mengikuti Conducting Masterclass – The Art of Opera Conducting oleh tutor Dr. Bernard Tan (Malaysia) dan Juan Sebastian Castillo-Diaz (Colombia). Saat ini Eki Satria merupakan dosen Prodi Musik, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan conductor Garudayaksa Indonesia Philharmonic.